Upacara lagi


Besok pagi, 17 Juli 2007 upacara bendera lagi.
Duh males bangett. Dari jaman SD, SMP, SMA, Kuliah sampai kerja kok ya masih saja ketemu sama upacara bendera. Padahal, dari dulu buenci setengah mati.
Upacara, apa sich yang istimewa di dalamnya??
Menghormati bendera?? Kenapa sich kita harus menghormati bendera. Ada yang bilang hormat kepada bendera adalah simbol hormat kita pada negara. Prekkk. Para koruptor kalau upacara juga hormat sama bendera, tapi mereka nggak pernah menghormati rakyat yang membayar pajak. Polisi kalau upacara juga hormat kepada bendera, tapi liat kelakuan banyak polisi yang justru mencoreng muka negeri ini. Sama juga dengan tentara yang kadang tega menembak rakyat, orang yang membayar gaji mereka.
Kalau memang mau menghormati negara, mari kerja dengan benar, baik, tinggalkan korupsi. That’s enough. Nggak usah pake simbol macem-macem

Kenapa juga, kalau menghormat harus mengangkat tangan menyilang di jidat. Kenapa kok enggak mengangkat kaki atau mengangkat rok aja.

2 Tanggapan

  1. Sama Mas. Ketika masuk dalam kota, langsung ketembak jadi pengibar bendera. Weleh….untung sekarang di kampung lagi.hehehe.
    tapi kalau hormatnya pake ngangkat rok segala, Saya pasti rajin ngedaftar jadi pembina upacaranya Mas.

  2. Lebih baik lagi kalau hobi upacara, tidak korupsi, rajin bayar pajak tidak tega menembak rakyat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: