Caina, negara mana tuh??


Ndak salah kalo disebut metro tv adalah sumber berita yang paling bagus diantara stasiun tv yang ada di negeri ini. Setuju semua?? Yang ndak setuju dapet hadiah..
Tapi pernahkah sodara-sodari perhatikan, setiap pembawa berita di metro tv menyebutkan kata “china”, selalu dilafalkan dengan “caina”. Ndak tau apa maksudnya. Setau saya di EYD (Ejaan yang dilupakan), suku kata chi dibacanya tetep aja ci, cuman lebih mantep dikit ngucapinnya (sampe muncrat).
Buktinya, ketika para penyiar tersebut mengucapkan kata “chikunguya” ndak pernah diucapkan “caikunguya”.

Padahal, kalo mereka nyebut negara lain, ndak ada yang aneh, leterleg, sesuai tulisannya. Amerika, mereka mbaca tetep amerika, Spanyol mereka baca tetep spanyol, bahkan singapura pun dibaca singapura, bukan singgapur. Tapi khusus china kok laen ya.

*Tulisan ini disebarkan ketika memelototi metro tv yang lagi mbahas Permen asal “Caina” yang mengandung formalin

7 Tanggapan

  1. metro tv?
    hehehehe…. satu-satunya tv yang masih ngajak meras otak!

  2. Loh..belum tahu to Mas…?
    Itu kan negara baru….tetangganya China.🙂

  3. Akan tambah kacau dan muncrat lagi kalau mereka bilang pecinan dilafalkan pecainan dan laut cina selatan dilafalkan laut caina selatan.

  4. @peyek:
    Betul, kalo teve lain cuma ngajak meras airmata dengan sinetron ga mutu.

    @liexs :
    atau mungkin salah satu negara bagian di cina ya? (Emang china bentuk negaranya apa sich?)

    @b.septiyanto :
    wa kakakakak
    Mari kita gugat metro tv untuk pake ejaan yang bener. Tapi sampeyan yang nyewa pengacaranya ya!!

  5. Dasar memang Metro TV ini lebih suka yang ‘asing’ daripada bahasa nasional.
    Bahkan program yang katanya punya misi menyelamatkan bangsa ini diberi judul: Save Our Nation! Mungkin pada lupa kalau ada kata-kata bijak: bahasa menunjukkan bangsa. Jadi program Save Our Nation mungkin tidak dimaksudkan untuk menyelamatkan Bangsa Indonesia, melainkan bangsa lain yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional.

    Ada anekdot yang suka bikin saya geli sendiri:
    Konon ceritanya, tersebutlah suatu lokasi pemukiman yang lagi naik daun. Berbagai blok dengan rumah-rumah ratusan jeti sampai milyaran diberi nama-nama yang serba antah-berantah. Mungkin mereka membayangkan membikin Taman Mini Dunia Indah, mencontek ide Taman Mini Indonesia Indah.
    Syahdan, di dalam kompleks ini didirikanlah beberapa sekolah yang menjanjikan prestasi internasional bagi siswanya. Nama-namanya sungguh merdu: Riverside, Lakeside.

    Saya jadi tergelitik untuk mengetahui makna dari nama-nama tersebut. Saya bukalah kamus: river=sungai,kali; side=sisi,pinggir,tepian; lake=danau;balong;sendang.

    Eh ternyata oh ternyata: Riverside tidak lain adalah bahasa cumanggih dari Pinggir Kali, jadi sekolah tersebut namanya adalah Sekolah Pinggir Kali dan Sekolah Pinggir Balong (Lebih cocok lagi Sekolah Pinggir Empang, karena yang disebut danau memang sekedar genangan air yang tidak lebih besar dari empang)…🙂

  6. aiya ya.. kenapa juga orang kalo nyebutain china jadai chaina??
    kan aku jadai ketularan, apa lagai ngetren ya??
    *aikut eh ikut-ikut biar keren*

  7. Perokok pasif membeli. Maksudnya ngerokok tapi mintain temen hehehe… Sukur kalo emang gak merokok sungguhan. Saya sendiri sudah hampir setahun berhenti merokok. Salam kenal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: