Terjebak kemilau emas


Minggu terakhir dibulan februari 2013, hampir semua koran dan televisi mengangkat berita tentang investasi emas yang akhirnya memakan korban dengan tertipunya beberapa nasabah. Sebuah inovasi investasi emas yang memberi iming-iming keuntungan yang tinggi dalam waktu yang cepat telah berhasil menarik dana nasabah yang konon hingga trilyunan rupiah. Tetapi seiring berkembangnya waktu ternyata produk investasi emas tersebut tidak lebih hanya sebuah money game yang berbalut investasi emas sebagai kedok untuk meyakinkan calon korbannya.
Money game dengan skema ponzi sebenarnya sudah ada sejak lama. Inti dari skema ini pelaku mencari anggota dengan iuran  dengan tertentu yang kemudian dijanjikan akan mendapatkan hasil investasi dari iuran tersebut yang nilainya sangat besar dan jauh diatas bunga deposito. Biasanya pelaku menyatakan bahwa dana yang terkumpul diputar dalam bentuk usaha yangdiyakinkan mampu menghasilkan pendapatan yang sangat tinggi sehingga pelaku berani memberikan imbal hasil yang tinggi pula kepada para investornya. Nyatanya yang dilakukan hanyalah merektur anggota secara terus menerus dan pembayaran hasil investasi nasabah lama adalah iuran atau dana yang ditarik dari nasabah baru. Demikian seterusnya hingga proses ini akan berakhir ketika pelaku sudah kesulitan mencari nasabah baru atau pelaku merasa sudah cukupmenghasilkan dana dan bersiap-siap kabur.
Money game ini dari waktu ke waktu terus berkembang dengan berbagai variasinya. Mungkin kita sering melihat atau membaca fotokopian yang ditaruh di atas mesin ATM sebuah bank yang mengajak untuk bergabung dalam kegiatan arisan berantai. Kemudian ketika booming pulsa, ada yang menawarkan bisnis pulsa tetapi kita wajib merekrut anggota baru da  membayar iuran tertentu yang lucunya di bisnis pulsa tersebut kita tidak perlu menjual pulsa untuk mendapatkan keuntungan, tetapi cukup merekrut anggota baru maka bonus akan mengalir. Banyak juga yang mendompleng ketenaran multi level marketing sehingga mengacaukan sistem MLM yang benar. Dan sekarang ketika musimnya orang sedang sadar akan investasi emas, money game pun mencari mangsa dengan kedok investasi emas.
Nah, agar kita terhindar dari upaya penipuan money game ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam berinvestasi antara lain :
1. Tujuan investasi dan sarana yang tepat.
Ada dua macam tujuan investasi, mendapatkan imbal hasil yang tinggi atau mengamankan asset. Dan itu sangat mempengaruhi sarana investasi yang akan dipilih. Perdagangan, baik secara konvensional atau melalui bursa dapat dipastikan mampu memberikan hasil yang tinggi. Tetapi kita harus aktif dan tahu ada risiko kehilangan modal akibat kegiatan yang kita lakukan. Contoh nyata jika kita bermain saham di lantai bursa, dalam satu hari mungki  kita dapat menghasilkan keuntungan 100%, tetapi harus siap juga jika dalam setengah jam modal kita hilang tak berbekas karena salah memilih.
Yang kedua investasi untuk mengamankan asset. Model investasi ini tidak memberikan keuntungan yang besar dalam jangka pendek, tetapi hanya bersifat mengamankan harta yang telah kita miliki. Investasi model ini biasanya dapat ditemui dalam bentuk properti maupun investasi emas. Investasi ini bersifat pasif, artinya setelah kita mendapatkan properti atau emas tidak ada lagi kegiatan untuk memutarkan modal yang telah ditanam tersebut.
2. Imbal hasil yang dijanjikan
Dengan melihat imbal hasil yang dijanjikan kita setidaknya dapat menilai kewajaran suatu investasi. Hampir tidak ada usaha yang memberikan keuntungan besar dengan cara yang mudah. Seorang teman bahkan berseloroh hanya ada dua jenis usaha yang dapat mengahsilkan keuntungan yang sangat besar yaitu narkoba dan prostitusi.
Dari kejadian investasi emas bodong yang sedang heboh diketahui bahwa pelaku menjanjikan keuntungan 2% dari nilai uang yang disetor atau sekitar 10% dari nilai uang yang diterima pelaku setelah dikurangi modal untuk membeli emas. Hal ini patut dilingkari dengan tanda tanya besar, ketika perbankan hanya mampu memberikan bunga sekitar 7% pertahun tetapi ada perusahaan yang berani memberikan pendapatan pasif 10% perbulan.

Kembali ke investasi emas, melalui banyak seminar sering disampaikan bahwa investasi emas bukanlah termasuk investasi jangka pendek karena investasi emas hanya akan menunjukkan kedigdayaannya ketika dilakukan untuk jangka menengah dan jangka panjang. Kemudian investasi emas tersebut ditujukan untuk mengamankan asset yang telah dikumpulkan agar tidak tergerogoti oleh inflasi bukan untuk memperoleh imbal hasil tertentu. Dan dalam berinvestasi emas utamakan untuk mendapatkan emas secara fisik, bukan sekedar surat pengakuan kepemilikan emas saja. Bahkan bank sentral pun menyimpan emas dalam bentuk fisik sebagai pengaman, bukan hanya sekembar sertifikat.
Dengan mengetahui hal-hal tersebut, semoga anda tidak tertipu investasi bodong dan tetap yakin bahwa investasi emas mampu melindungi asset anda. Sebuah kalimat bijak mengatakan “investasi emas tidak membuat anda semakin kaya, tetapi investasi emas mampu menjaga anda tetap kaya”.
Semoga bermanfaat dan jangan ragu untuk berinvestasi emas dengan benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: